Madiun
memang lekat kaitannya dengan kuliner khas yang sudah ditemukan di hampir setiap
jengkal Indonesia yakni Nasi Pecel. Kota Madiun merupakan kota yang berada di
Provinsi Jawa Timur namun bersebelahan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Kota Madiun memiliki beragam jenis
wisata alam, sejarah, dan juga kuliner. Madiun juga dikenal dengan sebutan Kota Gadis (jangan ngeres dulu), karena Gadis adalah singkatan dari Perdagangan,
Pendidikan, dan juga Industri karena sesuai dengan kondisi yang ada, salah satunya adalah pusat
Industri Kereta Api (INKA) milik Indonesia. Kunjungan saya kali ini memang lebih banyak mengulik tentang kuliner *elus-elus perut, mengingat wisata kuliner terakhir yang membuat saya jatuh cinta adalah saat berada di Cirebon. Namun untuk yang mau men"jelajahi" Madiun lebih lanjut, jangan khawatir karena sudah banyak penginapan atau hotel di
Madiun.
 |
| Pecel Madiun, sumber http://galinusantara.blogspot.co.id/2016/09/wisata-kuliner-madiun.html |
Kota
yang terletak 160 km sebelah Barat kota Surabaya, atau 111 km sebelah timur
dari Surakarta Jawa Tengah sudah kadung terkenal dengan kuliner pecelnya. Padahal Madiun juga memiliki ragam kuliner yang patut dicoba, saya sempat mencicipi 5 kuliner khas Madiun dalam waktu kunjung saya yang singkat,
1. Gado-gado
dan Tahu Campur Pak Tomo
Salah satu tempat wisata kuliner Madiun yang cukup
ternama adalah Warung Pak Tomo. Di warung ini
kalian akan disajikan dengan beragam kuliner khas Madiun salah satunya adalah
Gado-gado dan tahu campur. Gado-gado dan tahu campur yang ada di Warung Pak
Tomo ini sangat enak dan juga sudah menjadi tempat kuliner yang cukup
legendaris dan terkenal di Madiun. Kalian bisa menemukan warung makan ini di
Jalan Biliton, Madiun.
 |
| Gado-Gado Pak Tomo, sumber http://www.anekawisataseru.net/2017/02/tempat-wisata-kuliner-madiun-paling-enak.html |
2. Tahu
Telor
Jangan lupa untuk
mencicipi telor khas Madiun atau biasa disebut dengan tahu panggung. Hal yang
paling menggugah selera dari makanan ini adalah siraman bumbu kacang yang
berpadu dengan lontong, toge, dan juga tahu. Khusus untuk tahu telor, rumah makan
yang terkenal paling lezat adalah yang berada di Jalan Merbabu. Pada awalnya
tempat ini dikenal dengan sebutan Depot Tahu Telor dan kini mantap dengan nama
rumah makan “Depot Rasa Tunggal”.
 |
| Tahu Telor, sumber http://galinusantara.blogspot.co.id/2016/09/wisata-kuliner-madiun.html |
3. Ayam
Bakar Cobek
Khusus bagi kalian yang gemar makan ayam bakar, kalian
juga harus menyicipi sebuah olahan ayam bakar yang ada di Madiun yakni Ayam
Bakar Cobek. Warung makan yang terletak di Jalan Kelapa Manis ini menyediakan
olahan ayam bakar yang berbeda dengan ayam bakar pada umumnya. Ketika
disajikan, ayam bakar akan ditempatkan di atas cobek yang berisi sambal dan
juga lalapan langsung. Ayam bakar madu juga menjadi menu andalan yang ada di
tempat wisata kuliner Madiun ini.
 |
| Ayam Bakar Cobek, sumber http://www.anekawisataseru.net/2017/02/tempat-wisata-kuliner-madiun-paling-enak.html |
4. Rawon
Chedak Klenteng
Tidak hanya pecel, keragaman wisata kuliner Madiun
juga terkenal dengan menu rawon yang sangat lezat namun dengan harga yang
terjangkau. Rawon merupakan makanan khas Madiun yang disajikan dengan kuah
petis sehingga rasanya pun unik dan tentunya lezat. Kalian bisa mengunjungi
rumah makan yang berada di Jalan Cokroaminoto tepat di sebelah Klenteng untuk
menikmati kuliner Rawon yang melegenda ini.
 |
| Rawon Chedak, sumber http://www.anekawisataseru.net/2017/02/tempat-wisata-kuliner-madiun-paling-enak.html |
5. Dawet Suronatan Madiun
Sebagai penutup, ada satu minuman khas yang sangat sayang
untuk dilewatkan, yakni Dawet Suronatan. Dawet ini sudah sangat terkenal
di daerah Madiun dan sekitarnya sejak tahun 80-an lalu. Komposisi dari Dawet Suronatan terdiri dari bubur
ketan hitam, bubur sumsum, tape, dan tentunya cendol. Jika ingin mencicipi
dawet ini kalian bisa mengunjungi tempatnya yang berada tidak jauh dengan
lokasi rumah makan Depot Rasa tunggal, tepatnya di Jalan Merbabu, Mangun Harjo
yang tidak jauh dari pusat kota dan Hotel Kartika Abadi, salah satu hotel di Madiun.
 |
| Dawet Suronatan, sumber http://www.viva.co.id/blog/santap/921198-dawet-suronatan-kuliner-madiun-untuk-buka-puasa |
Kepopulerannya membuat Dawet Suronatan ini telah
memiliki cabang kedua yang berada di Jalan Panjaitan atau hanya berjarak 100 m
dari alun-alun kota Madiun dan juga kompleks pemerintahan kabupaten Madiun.
Sambil menikmati Dawet Suronatan, para pengunjung juga bisa membeli beragam
jenis gorengan mulai dari tempe, tahu, bakwan, dan lainnya. Gorengan dan Dawet
Suronatan memang kombinasi yang paling pas disantap ketika berkunjung ke
Madiun.
Saya cukup bersyukur bisa menikmati dan menambah wawasan saya tentang kuliner lokal di Kota Gadis. Mungkin lain kali saya akan singgah lebih lama untuk menikmati kuliner lainnya dan menjelajahi wisata alam. Karena Kota Madiun sendiri sudah memiliki banyak fasilitas
akomodasi yang memadai. Banyak penginapan atau hotel di Madiun juga sudah terintegrasi di jaringan Traveloka dengan pelayanan
konsumen 24 jam.
Hai Gadis, tunggu saya kembali :p
Label: Indonesia, Jawa, Kuliner, Restoran, review